Kamis, 25 Juli 2013

PUTRA TERBAIK ...

Empat orang anak, dua putra dan dua putri. Keempat-empatnya telah dewasa. Asyik berkumpul bercengkrama, bercanda dan bergurau akrab sekali.

Si anak pertama, memberi kejutan buat ibunya, ia bawa hadiah sejumlah uang ratusan ribu dan jutaan.
Si anak kedua pun tak kalah dengan kakaknya, ia kasih surprise ibu dengan membeli rumah cantik dengan pemandangan yang menakjubkan.
Anak ketiga tak kalah saing, berencana memberangkatkanumrah dan haji ibunya.
Anak bungsu cengar-cengir melihat ketiga kakaknya yang berlomba mendapatkan hati ibunya. Tanpa banyak bicara, ia utek-utek HP menghubungi toko furniture, 5 menit kemudian datang meubel ukiran jepara, Tivi layar datar ukuran jumbo dan segala fasilitas interior yang serba lux.

"Diantara kami berempat, manakah anak yang terbaik dalam pandangan ibu?" tanya anak pertama.

Sang ibu tersenyum simpul sambil merangkul mereka satu persatu dan kemudian menjawab,
 

"Semuanya baik, semuanya tak ada yang jelek."

"Tapi kami mau jawaban ibu, biar kami bisa lebih berbakti kepadamu, bu!" tanya anak kedua.

"Kamu, kamu, kamu dan kamu, baik dan semuanya kebanggaan ibu."

"Kalau semuanya baik, lalu siapa yang terbaik?" tanya anak ketiga.

"Semuanya terbaik, semuanya ibu sayangi, tak ada pilih kasih."

"Lalu siapa juaranya?" tanya anak keempat.

"Juaranya bisa diketahui setelah ibu meninggal dunia, dia adalah anakku yang tetap mau mendoakan ibu dan ayahmu meski kami tak ada di dunia lagi. Dia adalah kalian yang tetap menyambung silaturrahim pada saudara-saudara, sanak dan familinya, dia adalah anakku yang selalu menebar kebajikan seperti yang ibu lakukan saat ini."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar